Subscribe

Monday, November 23, 2015

Membuat Bibit Durian Unggul Agar 3 tahun sudah berbuah

Jika kita menanam durian dari biji langsung, kita harus menunggu hampir 10 tahun pohon durian tersebut bisa berbuah. Supaya pohon durian cepat berbuah ( 3 tahun ) maka kita mesti menciptakan bibit unggul durian melalui cara sambung pucuk. Berikut langkah sambung pucuk bibit durian.

1. Beli buah durian yang sudah masak dan ukuran besar serta buahnya tidak rusak.
2. Ambil biji buah durian tersebut untuk disemaikan dalam polybag.
3. Siapkan polybag dan media tanah berupa Tanah + Trichokompos dengan perbandingan 1 : 1
4. Semai biji durian kedalam polybag yang telah disediakan lalu siram dengan larutan ( Air + Trichoderma + ZPT Organik )
5. Tunggu hingga 15-20 hari, bibit durian sudah siap diberi perlakuan sambung pucuk.
image
6. Pangkas bibit durian tersebut, kemudia belah tepat ditengah batang secara hati-hati dengan menggunakan pisau curter yang tajam. Belahan sedalam 2 cm. Pembelahan jangan berualangkali cukup 1 kali.
image
7. Cari pohon buah durian yang sudah pernah berbuah, seperti pohon durian montong atau pohon durian lokal yang sehat.
8. Ambil pucuk dari salah satu dahan pohon durian tersebut, seperti gambar
image
9. Bagian bawah dari pucuk tersebut dilancipkan kedua sisi menggunakan pisau curter yang tajam, mengikuti panjang belahan batang pada bibit durian di polybag diatas.
10. Buang semua daunnya, kemudian tancapkan ke belahan batang bibit durian di polybag. Dan ikat dengan tali plastik. Lihat gambar
image
11. Balut dengan plastik es balon sehingga permukaan tempat penyambungan tertutup. Lihat gambar
image
12. Langkah terakhir membuat sungkupan dengan menutup bibit durian tersebut dengan plastik, kemudian diikat bagian bawahnya. Jangan teralu kuat mengikatnya.
Hal ini bertujuan mengurangi penguapan dari bibit durian tsb.
image
13. Setelah selesai letakan di tempat teduh, tidak terkena matahari langsung dan tidak terkena hujan.
14. Siram setiap sore hingga 3 minggu lepaskan plastik sungkupan dan plastik pengikat sambungan.
15. Sambung pucuk berhasil ditandai dengan batang masih hijau, tidak busuk dan tidak bewarna coklat/hitam.
16. Setelah berhasil rawat bibit tersebut, setiap 2 minggu siram dengan larutan (air + ZPT Organik + Trichoderma )
17. Setelah 3 bulan bibit sudah siap ditanam ke lahan ataupun pekerangan.
18. Pelihara dan rawat dengan baik, biasanya pohon durian ini 3 tahun akan mulai berbuah

Sunday, November 22, 2015

Agar Tambulampot (Tanaman buah dalam pot) Cepat Berbuah

IMG00312-20130324-0957Lebatnya daun tanaman buah dalam pot (tabulampot) di halaman rumah kita tidak bisa dinikmati secara utuh jika tidak kunjung berbuah. Tentu hal ini berbalik menjadi kekecewaan. Karenanya, hobis atau pemilik tabulampot mesti mengetahui aspek pemeliharaan tabulampot. Tabulampot harus mendapatkan perhatian khusus agar dapat tumbuh secara optimal dan menghasilkan buah dengan cepat. Terkadang, ada kesalahpahaman dalam memperlakukan tabulampot sehingga tidak kunjung berbuah.
Salah satunya ialah terlalu rajin memupuk tanaman dengan dosis yang tinggi, karena mengira tanaman akan tumbuh subur dan menghasilkan buah yang banyak. Ternyata hasilnya hanya tanaman yang menjulang tinggi dengan cabang yang banyak dan daun yang rimbun, tanpa menghasilkan buah. Jangankan buah, bunga pun tak kunjung terlihat muncul pada tanaman kesayangannya. Sama halnya jika tanaman diberikan pupuk kimia yang berlebih tanpa diimbangi dengan pupuk organik, tanah akan menjadi keras. Akibatnya tanaman sukar mendapatkan hara untuk pertumbuhannya.
Penyebab lainnya faktor genetik dan umur tanaman. Setiap tanaman memiliki waktu yang berbeda-beda untuk dapat berbuah. Secara umum, berdasarkan kemampuannya menghasilkan buah, tabulampot yang berasal dari bibit vegetatif dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis. Kelompok tersebut adalah tabulampot mudah, sedang, dan sukar berbuah. Tanaman yang sukar berbuah bukan berarti tidak dapat berbuah, tetapi membutuhkan waktu yang lama.
Tabulampot yang mudah berbuah dapat mulai berbuah saat tanaman berumur 6—18 bulan, di antaranya kedondong, tin, putsa, buah naga, jambu biji, jeruk nipis, dan belimbing. Sedangkan tanaman seperti srikaya, nangka mini, mangga, lengkeng, elima, melon, jambu air, sawo, dan anggur tergolong sedang dan dapat mulai berbuah saat berumur 1.5—3 tahun. Sementara itu, tabulampot sukar berbuah akan berbuah setelah berumur 3 tahun atau lebih.
Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan agar tanaman buah dalam pot anda cepat berbuah:
pupuk organik
-Suplemen Tanaman.
Agar tabulampot dapat tumbuh subur dan berbuah ranum. Tambulampot, perlu diberi suplemen tanaman. Suplemen ini dapat merangsang tumbuh agar lebih cepat berbuah. Suplemen ini dapat berupa pupuk organik. Pemberian pupuk organik ini sangat dianjurkan. Pupuk organik tidak saja aman untuk lingkungan tetapi juga aman untuk kesehatan tubuh karena tidak mengeluarkan residu.Pupuk organik ini bisa berupa kompos organik. Bisa juga dibuat tanah gemuk atau atau tanah subur dengan terlebih dahulu dicampur sekam dan pupuk kandang yang sudah difermentasi sehingga mudah diserap akar. Selain itu, suplemen pertumbuhan dalam bentuk cair juga perlu diberikan. Biasanya, suplemen disemprotkan minimal 2 minggu sekali.
-Stres Air
Padi hitam pot umur 1 bulan-2Penyirapan dengan air atau istilahnya stres air tidak diperkenankan sembarangan. Penyiraman memang perlu untuk jenis buah tertentu misalnya mangga. Tekniknya termasuk cukup spesifik. Tanaman yang baru saja ditanam tidak wajib setiap hari disiram. Idealnya, setelah beberapa hari terjadi adaptasi baru tanaman disiram secara normal. Gunanya untuk lebih mempercepat proses perangsangan tanaman agar mengeluarkan bunga. Sedangkan beberapa tanaman yang ditanam di daerah dingin, stres air dilakukan maksimal 3 hari, sedangkan di daerah panas maksimal 1 minggu. Kalau tanaman kelebihan air, bukan buah yang diharapkan akan tumbuh melainkan hanya daun nya saja lebat . Selain strees air, penyiraman rutin juga perlu dilakukan 2 kali dalam sehari dan sebaiknya pada pagi dan sore hari. Kalau pagi hari, jangan menyiram pada bagian daun karena bisa menyebabkan daun itu layu akibat proses fotosintesis terganggu.
-Pengeratan Batang.
pengeratan batangTambulampot juga perlu batangnya dikerat. Tekniknyabatang dikerat atau seolah-olah dilukai. Gunanya untuk menghambat makanan yang sudah ada di batang turun lagi melalui lapisan kambium. Teknik pengeratan ini bisa merangsang percepatan buah. Pengeratan ini dilakukan dalam 1 periode (1 musim panen) . Pengeratan yang terlalu sering bisa menyebabkan batang dimasuki air dan berujung terjadi busuk batang dan busuk akar. Pengeratan pada tanaman mangga juga harus mendapat penanganan khusus. Jangan mengerat batang terutama pada musim hujan. Pada musim hujan upaya pengeratan ini tidak direkomendasika. Pemaksaan pengeratan dapat membuat fatal, salah salah bisa menyebabkan terjadi busuk batang.
-Sinar Matahari.
Buah Naga Merah,berbunga yang kedua kaliYang perlu harus disadari memang semua tanaman sangat memerlukan matahari, dalam mempercepat proses foto sintesisnya . Namun perlu diingat, tidak semua tanaman suka dengan sinar matahari yang terlalu banyak. Beberapa tanaman yang memerlukan banyak sinar matahari di antaranya sirsak, kelengkeng , mangga, dan ceri. Sedangkan tanaman yang membutuhkan sinar matahari kategori sedang yakni belimbing dan manggis.
– Pemangkasan
pemangkasan-tanamanPemangkasan juga sangat perlu. Prioritas pemangkasan lebih dianjurkan pada daun daun tua. Dengan pemangkasan yang terprogram dengan baik, maka tabulampot akan terlihat lebih cantik, menarik dan kokoh. Bila ingin tabulampot berkualitas, pemangkasan bisa dilakukan sejak mulai bibit. Jika pemangkasan rutin dilakukan, maka tabulampot dapat dibentuk sesuai dengan selera dan juga keinginan sang pemilik.
– Penanganan hama.
belalang berganti kulitPenanganan hama juga penting. Misalnya tanaman mangga, pada saat musim hujan biasanya bagian batang dan daun rentan terserang hama seperti kutu daun, kanker daun (bercak putih pada daun), kanker batang atau busuk batang. Pengendalian hama penyakti ini bisa ditangani secara kimia dengan insektisida dan bisa secara alami dengan biopestisida misalnya menggunakan daun mindi, daun intaran ataupun biji sirsak. Ditambakan, daun tersebut ditumbuk halus dan dicampur dengan bawang lalu direndam dalam air kemudian disaring. Hasilnya dipakai meyemprot pada bagian yang terserang hama. Selain itu jenis bahan pot yang berbeda juga berpengaruh pada munculnya hama karena erat kaitannya dengan pengendalian air.
-Kebersihan kebun.
Bibit Klengkeng-1Kebersihan tambulampot sangat penting diperhatikan. Beberapa penyakit menyukai suhu udara yang lembab. Karenanya usahakan penempatan Tambulampotnya mengikuti tata letak sebelah Timur, Utara agar Tambulampot lebih maksimal mendapat sinar matahari.Dengan pemeliharan dan perawatan yang tepat tabulampot bisa berbuah dengan cepat dan memberi hasil yang maksimal. Selamat mencoba






sumber : warasfarm.wordpress

Cara Perbanyakan Tanaman dengan Stek

Bagaimana cara memperbanyak tanaman tanpa biji  yang memiliki kelebihan dibandingkan dengan biji, Perbanyakan tanaman dapat berlangsung dengan cara :
  • Secara kawin ( sexual / generatif ) yaitu yang dikenal dengan perbanyakan menggunakan biji.
  • Secara tidak kawin ( asexual / vegetatif ) yaitu dikenal dengan perbanyakan tanaman dengan menggunakan cara buatan ( tidak menggunakan biji ).
Masing-masing cara perbanyakan ini mempunyai kelebihan dan kelemahan .
Kelebihan dari perbanyakan secara generatif / menggunakan biji adalah :
  • Dapat dikerjakan dengan mudah
  • Biasanya lebih sehat dan hidup lebih lama
  • Memungkinkan diadakan perbaikan –perbaikan sifat tanaman lewat persilangan baru.
  • Benih lebih mudah disimpan dan dan dikirimkan.
  • Tanaman mempunyai perakaran tunggang yang dalamsehingga tahan kekeringan pada musim kemarau dan tahan rebah.
Kelebihan dari perbanyakan tanaman secara vegetatif adalah :
  • Untuk perbanyakan tanaman yang tidak menghasilkan biji
  • Sifat-sifat yang baik dari tanaman induk dapat diturunkan.
  • Lebih cepat menghasilkan
  • Untuk beberapa tanaman lebih murah.
  • Dapat dipakai untuk menggabungkan sifat yang baik dari perakaran dan batang dari suatu tanaman yaitu dengan penempelan / okulasi dan penyambungan / enting.
Perbanyakan tanaman secara vegetatif yaitu perbanyakan tanaman dengan menggunakan bagian dari tanaman, baik cabang, ranting, daun, batang, tunas, akar maupun daun. Cara perbanyakan ini dapat dilakukan dengan cara mencangkok, menyetek, okulasi, merunduk, dan sambung.
Keuntungan dari perbanyakan tanaman sistem ini adalah sifat induknya sama dengan hasil turunannya.
Sedangkan alasan lain dari perbanyakan secara vegetatif adalah :
1. Tanaman tidak menghasilkan atau sedikit menghasilkan biji.
2. Biji yang dihasilkan oleh tanaman sukar berkecambah.
3. Tanaman yang diperbanyak secara vegetatif akan lebih cepat berbuah
dibandingkan dengan tanaman yang berasal dari biji .
4. Tanaman akan lebih kuat bila disambungkan pada batang jenis lain.
5. Tanaman lebih ekonomis bila diperbanyak dengan vegetatif.
6. Tanaman lebih tahan suhu dingin bila disambungkan pada batang jenis tanaman lain.
Perbanyakan vegetatif tidak hanya menyetek,mencangkok dan menyambung saja tetapi masih ada cara-cara lainnya .
Secara garis besar perbanyakan vegetatif dibagi :
  • Perbanyakan vegetatif dengan menggunakan bagian-bagian khusus tanaman ( tidak terjadi perbaikan sifat tanaman )
  • Perbanyakan vegetatif secara buatan ( tidak perbaikan sifat tanaman ,contoh dengan stek,dan mencangkok )
  • Perbanyakan vegetatif secara buatan ( dapat memperbaiki sifat tanaman contoh dengan menyambung ).
Kelebihan perbanyakan secara vegetatif diantaranya adalah, mempunyai sifat yang sama dengan induknya,bisa lebih cepat berbuah, dan bisa diproduksi secara masal( jika di lakukan secara stek).
Beberapa contoh perbanyakan secara vegetatif diantaranya, okulasi,sambung pucuk,sanbung susu,sambung sisip,sistem runduk, cangkok dan stek.
Perbanyakan  Vegetatif  secara stek, pada tanaman sudah mulai marak di indonesia, banyak kelebihan perbanyakan secara stek pada tanaman, di antaranya adalah kita bisa mempersingkat produksi dan memproduksi secara masal.
STEK TANAMAN BUAH
Tanaman yang sudah berhasil, diantaranya, stek jambu air citra, stek jambu bol jamaika, stek lengkeng, stek apel india ,stek beach cherry, stek mirackle fruit,stek jambu biji , stek kupalanda / stek anggur brazil / stek jaboticaba , stek durian , stek srikaya new varietas ….

I. SYSTEM MISTROOM
Bahan pembuatan mistroom,
A. Ruangan
1.Paranet
Gunakan paranet 75%, paranet berguna  sebagai penghalang matahari     langsung dan hama  penyakit, di ruang mistroom.
B. Irrigation System
1.Pompa
Pompa 250w, untuk 60m2.
2.Pipa dan fitting
mistter 30 buah, electric  valve 1 buah, pipa dan fitting
   

Gbr.mistter                         Gbr. electric valve
3.Controler
Timer H3CR(Omron) 2 buah, timer24 jam 1 buah,  Trafo 5A
( in 220vac out 24vac) 1 buah, kabel , box panel
      
Gbr. H3CR                         Gbr.Timer 24 jam              Gbr, trafo

  Gbr. Wiring diagram.
4. Alat dan bahan,
   
Gbr.1  Alat yang di gunakan di antaranya gunting dan pisau, gunakan gunting yang tajam agar menghasilkan potongan yang sempurna.
Gbr.2  Bahan media yang di gunaka adalah oasis basah. Jika tidak ada, bisa menggunakan sekam bakar,cocopit, pasir (pasir malang) sebagai pengganti, dengan perbandingan 3;2;1.
Gbr.3  Ada dua macam hormon yang digunakan, yang pertama berbentuk bedak (rapid root ) produk ini banyak di jual di pasaran,dan kedua yang berbentuk cair, ini produk sendiri (istana alam) dengan bahan aktif IAA ( Idol Asetat Acid ) ditambah makro dan mikronutrient +Vitamin B1 dan Bakterisida.
   
Pengambilan pucuk tanaman sebaiknya di lakukan di pagi hari, pilih pucuk tanaman dorman atau masa inaktif.
  
Jika pucuk tanaman diambil dari  jarak yang jauh, untuk menjaga kelembaban , kita gunakan koran ( diberi cipratan air oleh tangan) sebagai media, dan dimasukan ke styrofoam box.
   
Potong pucuk seperti gambar ( satu knot/buku jika jenis tanaman yang mempunyai knot panjang , banyak knot jika tanaman yang mempunyai knot/buku yang pendek, seperti jaboticaba ), kira- kira sepanjang 3 sampai 4cm.
Potong sebagian daun jika tanaman yang mempunyai karakter daun besar, kurangi daun  jika tanaman yang berkarakter kecil.
   
Gbr.1. Campur hormon akar (cair) , 10cc/4liter air.
Gbr.2. Rendam pucuk/ hasil stekan .
Gbr.3. Colek ujung stekan ke hormon akar ( bedak).
   
Gbr. 1. Tancapkan stekan ke oasis
Gbr.2. Taruh di tray semai
Gbr.3. Taruh di mistroom
   
   
   
Ganbar di atas bearti sudah di pastikan stekan kita berhasil.
   
Gbr. 1. Poting hasil stekan dengan media tanam sekam bakar dan cocopit (2:1 ), setelah di pot,taruh kembali di mistroom, biarkan sekitar satu minggu . Jika sudah terlihat ada pertumbuhan (akar menjalar di media baru ) keluarkan dari mistromm dan taruh ditempat teduh ( dibawah net 75% ), siram 2 kali dalam sehari.
Gbr.2. Jika sudah ada tanda tanda pertumbuhan seperti gambar di atas, taruh di bawah matahari langsung.
Gbr.3. Tanda jika stekan tumbuh optimal.
   
Gbr.1. Dengan melihat pertumbuhan akar kita bisa simpulkan hasil stekan tumbuh optimal, dan siap di repotting.
Gbr.2. Tanaman dalam masa growing.
Gbr.3. Tanaman tumbuh dengan optimal.






Sumber tamanpratama.wordpress

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | free samples without surveys